Langsung ke konten utama

PROGRAM RAMADHAN TRANS TV 2011



Memasuki Bulan Ramadhan 1432 H, TRANS TV memberikan persembahan spesial program-program in-house yang hadir selama Bulan Ramadhan untuk menemani ibadah puasa keluarga Indonesia. Santap sahur semakin lebih semangat, menunggu waktu berbuka pun terasa lebih bermanfaat dengan siraman rohani yang berbeda.

Di tahunnya yang ke empat, SAATNYA KITA SAHUR tetap setia menjadi pilihan program paling inspiratif diwaktu sahur. SAATNYA KITA SAHUR tayang setiap hari di Bulan Ramadhan pkl. 02.30 WIB kini hadir dengan cerita dan tausiah yang menyentuh. Saatnya Kita Sahur akan mengisahkan cerita yang berbeda ditiap episodenya, mengangkat tema kehidupan sehari-hari seperti bakti kepada orang tua, kejujuran dan bersedekah. Olga Syahputra, Adul, Cagur, Omesh, Soimah, Kirana Larasati dan Oppie Kumis akan memainkan sketsa-sketsa yang penuh inspirasi diselingi tausiah oleh Ustadz Maulana. Santap sahur semakin semangat dengan hadirnya kuis interaktif bagi pemirsa setia.

BUKAN PUASA BIASA
sebuah program dokumenter hadir setiap hari selama Bulan Ramadhan pkl. 16.00 WIB mengisahkan beratnya berpuasa bagi sebagian orang dengan pekerjaan tertentu. Kegigihan dan rasa syukur menjadi tekad mereka untuk tetap menjalankan ibadah puasa Ramadhan apapun halangannya. Pekerjaan pembuat arang menjadi salah satu episode yang menampilkan kesungguhan untuk tetap berpuasa walaupun pekerjaan yang sangat menempa fisik.

PINTU SURGA sebuah drama religius mengisahkan perjuangan Nadya seorang remaja putri, yang berasal dari keluarga sederhana dan belajar di pesantren. Nadya seorang anak yang tomboy dan pemberani ini diperankan oleh Dhea Imut didukung pula oleh Berliana Febrianti. Pada masa-masa remaja tersebut Nadya dihadapkan pada persoalan-persoalan kehidupan yang membuatnya menjadi pribadi yang memperjuangkan hak. Kisah inspiratifnya dapat menjadi pembelajaran bagi kaum muda masa kini. PINTU SURGA tayang setiap hari pkl. 16.30 WIB.

AL KISAH adalah program kultum Ramadhan yang tayang setiap hari di Bulan Ramadhan menjelang waktu berbuka. Drama kultum AL KISAH memuat ‘cerita besar’, tentang usaha seorang pak haji dalam memakmurkan masjid di tengah warga rusun yang sibuk dengan kehidupan dunianya. Ia menjadi tempat bertanya dan meminta nasihat para warga rusun karena pemahaman agamanya yang mendalam.

Pak haji yang diperankan oleh Ustadz Othman Oemar Shihab ini menjadi bagian dari warga rusun yang hidup dengan aneka macam persoalan manusia di dalamnya. Fauzi Badillah yang dikenal sebagai preman rusun yang kerap memalak warga, satu saat tergetar hatinya setelah mendengar suara ayat-ayat suci Al Qur’an dibacakan. Ia pun sadar dan berusaha meniti kembali jalan hidupnya ke arah yang benar.

Adi Bing Slamet sebagai pak RT yang suka memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan pribadi. Ia kerap berbohong pada warga untuk mendapatkan uang tambahan dan menerima suap. Bu RT yang diperankan Asti Ananta berusaha mengingatkan suaminya atas keburukan-keburukan yang dilakukan sang suami.

Aty Fathiyah sebagai bu Kuncen. Ia mendapat julukan bu Kuncen karena perannya yang dipercaya warga rusun sebagai tempat untuk menitipkan kunci. Hamka Siregar yang berperan sebagai Ucok sang hansip, bertubuh gempal namun penakut. Dewi yang diperankan April adalah seorang gadis asal Sunda yang tengah merintis karir sebagai seorang artis.

JIKA AKU MENJADI - RAMADHAN (JAM RAMADHAN) adalah salah satu program Ramadhan TRANS TV setiap hari pkl. 17.30 WIB, yang menayangkan informasi tentang lika-liku kehidupan orang dengan pekerjaan/profesi tertentu dari kalangan masyarakat kelas bawah. JAM Ramadhan akan dibuka dengan puisi-puisi karya Taufik Ismail yang dibawakan oleh Dewi Yull dan Astri Ivo yang menyentuh qolbu. Kisah yang diangkat akan lebih banyak eksplorasi tentang nilai religius, baik dari pihak narasumber ataupun talent diiringi dengan lagu-lagu Islami. Selain talent reguler, yang biasanya berasal dari kalangan mahasiswi/ mahasiswa, karyawan, presenter ataupun model, di JAM Ramadhan juga melibatkan selebritis sebagai talent. Pada salah satu episodenya Deasy Bouman seorang selebriti menjalani kehidupan di keluarga buruh pencari pasir kuarsa di Lampung Timur. Berbagai pelajaran kehidupan mampu memberikannya semangat toleransi dan solidaritas sosial dimasyarakat.

PULANG KAMPUNG adalah program tahunan News TRANS TV yang dibuat untuk menyediakan informasi bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran. Pulkam 2011 meliputi pelaporan yang disiarkan secara langsung (live report), seputar arus mudik dan arus balik, menjelang dan sesudah Idul Fitri. Informasi tersebut diantaranya mencakup info lalu-lintas, kemacetan, kecelakaan serta peristiwa besar yang terjadi sepanjang kurun waktu arus mudik dan arus balik. Selain itu ada juga tips mudik serta liputan tempat-tempat wisata dan sentra oleh-oleh.

PULKAM 2011 mulai tayang 23 Agustus-6 September 2011 di program Reportase Pagi pkl. 06.30 WIB, Reportase Siang Pkl.12.00 WIB dan Reportase Sore pkl. 15.30 WIB. Program ini menyampaikan informasi dibeberapa titik arus mudik Pulau Jawa berlokasi di jalur Selatan, Jalur Pantai Utara dan Surabaya.

TRANS TV menghadirkan TABLIGH AKBAR bersama USTADZ MAULANA yang hadir setiap Jumat pkl. 20.30-22.30 WIB. Tabligh Akbar akan diadakan di beberapa tempat dengan menghadirkan musisi-musisi ternama seperti Iwan Fals.

Selain itu program reguler akan hadir bernuansa Ramadhan seperti SKETSA RAMADHAN setiap hari pkl. 02.00 WIB dikemas menarik dan lebih segar menemani santap sahur keluarga. PEPPY THE XPLORER SPESIAL RAMADHAN Senin-Jumat pkl. 13.30 WIB. PERJALANAN ISLAM DI INDONESIA Senin-Minggu pkl. 05.30 WIB. Makna Kehidupan & Halal Senin-Minggu pkl. 06.00 WIB.

Jakarta, 20 Juli 2011

A. Hadiansyah L.
(0819 0819 9021)

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Media Relations TransTV:
Ichwan 0819 0819 9058
Arviane 0812 9563 970
Hotline PR 0819 0819 9111
Telp. : (021) 7917 7000 ext. 2072
Fax. : (021) 79187721
Email : public.relations@transtv.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasman Ma’ani: Implementasi Nawacita Lewat Mitigasi di Daerah Rawan Bencana

Jakarta, aktual.com – Tujuan implementasi Nawacita ke-3 melalui Kemendesa antara lain adalah memberikan penanganan terhadap daerah rawan bencana melalui mitigasi dan rehabilitasi, serta penanganan daerah pasca konflik melalui rehabilitasi sosial dan ekonomi. Hal itu dinyatakan Drs. Hasman Ma’ani, M.Si., Direktur Penanganan Daerah Rawan Bencana kepada wartawan, di kantornya di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), di Jakarta, Senin (9/5). Hasman diwawancarai dalam kaitan penerapan Nawacita dalam masalah daerah rawan bencana di Indonesia. Ditambahkan oleh Hasman, tujuan lain adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan, melalui pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. “Lalu mempercepat pembangunan desa-desa mandiri serta membangun keterkaitan ekonomi lokal antara desa dan kota, melalui pembangunan kawasan perdesaan,” tutur Hasman. Wujud implementasi berikutnya, kata Hasma...

Iko Uwais, Aktor Laga yang Mendunia Lewat Silat

Oleh: Satrio Arismunandar Bagi penggemar film laga, nama Iko Uwais sudah tak asing lagi. Berbekal keahlian pencak silatnya, aktor sekaligus koreografer atau penata laku adegan laga ini bukan bukan cuma tenar di skala nasional, tetapi sudah mendunia. Ini antara lain berkat kesuksesan film “Merantau” dan “The Raid” yang dibintanginya. Uwais Qorny, atau lebih dikenal sebagai Iko Uwais, lahir di Jakarta, 12 Februari 1983. Pada usia 33 tahun, bintangnya sudah melejit sebagai aktor, koreografer film, dan atlet pencak silat Indonesia. Ia memulai debutnya di dunia perfilman ketika memerankan Yuda, seorang perantauan Minangkabau dalam film “Merantau” (2009). Dibesarkan di lingkungan Betawi, sejak berusia 10 tahun Iko sudah belajar seni bela diri tradisional Indonesia, pencak silat. Ia belajar di perguruan asuhan pamannya, Tiga Berantai, yang beraliran silat Betawi. Pada 2003, Iko meraih posisi ketiga pada turnamen pencak silat tingkat DKI Jakarta. Pada 2005, ia menjadi pesilat terbaik dalam ka...

Program Reklamasi Berkelanjutan di Bekas Pertambangan Timah Bangka

Oleh: Satrio Arismunandar PT Refined Bangka Tin (RBT) pada 15 Agustus 2017 meluncurkan Program Reklamasi Berkelanjutan “Green for Good”. Ini adalah program konservasi lahan bekas penambangan timah, untuk mengembalikan fungsi tanah yang sudah tidak produktif. Demikian laporan wartawan indonesiamandiri.id dari Bankza bdelitung. Program ini melibatkan masyarakat setempat dan pemangku kepentingan lainnya seperti pemerintah, aparat keamanan, LSM, serta organisasi nasional dan International. Program ini juga bertujuan memberikan sumber penghasilan alternatif bagi masyarakat di sekitar tambang. Sebagai salah satu produsen timah terbesar di Indonesia, yang menjalankan Program Reklamasi Berkelanjutan, RBT akan mengembalikan lahan seluas 50 hektar bekas pertambangan untuk digunakan sebagai kawasan konservasi lahan, agrikultur, agrowisata, dan eco-education. Eco-education mengajarkan cara bertani serta menjaga lingkungan yang baik kepada masyarakat setempat. RBT juga ingin memastikan, semua aktiv...