Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Pola Rusuh SARA di Tolikara-Papua Mirip Pola Rusuh yang Sudah Terjadi di Ambon

Inilah gunanya sejarah. Dibaca, dipelajari, disimak, supaya kita semua belajar untuk TIDAK terjerumus ke lubang yang sama. Kenapa tidak ada yang membahas dari "kemiripan" (copy paste?) pola kerusuhan SARA yang terjadi di Kabupaten Tolikara, Papua dengan pola kerusuhan yang SUDAH pernah dilakukan di Ambon? Kita ingat konteks situasi Ambon pasca berhentinya Presiden Soeharto. Pemicunya juga sama: serangan ke orang Islam oleh kelompok "Kristen" justru pada hari Idul Fitri atau sesudah bulan puasa! (sebetulnya dalam pola intelijen, tidak penting siapa pelakunya karena bisa direkrut dari siapa saja dan dari mana saja, walau di-set up agar mencitrakan kelompok tertentu untuk memicu kerusuhan yang lebih luas). Menurut sumber-sumber, gerakan ke arah rusuh Ambon waktu itu sebetulnya sudah terendus oleh intelijen. Lantas kenapa kerusuhan besar dan saling bunuh bisa tetap terjadi di Ambon? Untuk pertanyaan ini, ada beberapa dugaan: 1) Kasus itu dianggap remeh, sehingga meski s...

PM Najib Razak Tersandung Tuduhan Korupsi

Oleh: Satrio Arismunandar Citra pemerintah Malaysia tercoreng oleh dugaan aliran dana dari perusahaan 1MDB ke rekening pribadi Perdana Menteri Najib Razak. Meski diduga terlibat megakorupsi, posisi Najib sementara masih kuat. Semua bermula dari pemberitaan suratkabar The Wall Street Journal (WSJ) pada awal Juli 2015. Media milik Dow Jones itu mengutip dokumen hasil penyelidikan resmi dan memuat tabel, yang mengindikasikan adanya aliran dana ratusan juta dollar AS dari perusahaan pengelola dana investasi pemerintah Malaysia, 1MDB (1Malaysia Development Berhad), ke sejumlah rekening pribadi milik Perdana Menteri Najib Razak. Dalam berita yang berjudul “Government Documents from Probe of Najib Razak,” WSJ memuat sembilan dokumen tentang dugaan aliran dana ke rekening milik Najib. Menurut WSJ, dokumen-dokumen itu merupakan hasil investigasi otoritas Malaysia. Di situ ditunjukkan adanya aliran dana dari sejumlah perusahaan pada Maret 2013, Desember 2014, dan Februari 2015. Dalam pemberitaa...

Fajar Baru Kesepakatan Nuklir Iran

Oleh: Satrio Arismunandar Kesepakatan nuklir Iran dengan negara-negara P5+1 menjadi momen yang bersejarah. Pembatasan program nuklir Iran akan diimbali dengan berakhirnya sanksi ekonomi dan embargo terhadap Iran. Bagi rakyat Iran, kota Vienna, Austria, menjadi saksi peristiwa bersejarah. Pada 14 Juli 2015, upaya diplomasi terbukti menghasilkan kesepakatan yang tidak bisa dicapai melalui tekanan dan ancaman militer terhadap Iran. Republik Islam Iran yang selalu dianggap sebagai ancaman oleh Amerika Serikat dan Israel itu bersedia membatasi program nuklirnya, dengan imbalan pencabutan sanksi-sanksi terhadap Iran. Di balkon terkenal Palais Coburg, Vienna, Menlu Iran Mohammad Javad Zarif bersama perwakilan khusus Uni Eropa Federica Mogherini mengumumkan kesepakatan yang mengakhiri kebuntuan selama 13 tahun tentang program nuklir Iran. Lebih dari 30 tahun, Barat telah menggunakan berbagai taktik tekanan dan paksaan terhadap Iran, tetapi tidak mencapai apa-apa. Kini 22 bulan proses diplomasi...

Media Massa sebagai Pembentuk Opini Publik

Oleh Satrio Arismunandar Pengantar Salah satu tugas Corporate Secretary dan Humas adalah mewakili perusahaan dalam berhubungan dengan media massa dan jurnalis, yang bertugas meliput berita di lapangan. Tugas ini bersifat krusial karena begitu meluasnya penyebaran media massa saat ini, mulai dari media cetak (majalah dan suratkabar), media elektronik (radio dan televisi), serta media daring (media online dengan segala variannya), hingga ke media sosial yang praktis tak bisa dikontrol penyebaran informasinya. Media massa berperan dalam pembentukan opini publik. Opini publik punya arti penting dalam upaya memajukan perusahaan, khususnya perusahaan di industri perbankan, yang sangat tergantung pada kepercayaan publik (trust). Citra buruk atau pemberitaan negatif, semua itu berpengaruh pada kepercayaan publik yang akan berujung pada kinerja perusahaan. Untuk bisa berhubungan baik dengan media massa dan jurnalis, Corporate Secretary dan Humas yang bekerja di industri perbankan perlu memahami...

Ramadhan dan Peran Keuangan Syariah

Oleh: Satrio Arismunandar Saat ini umat Islam Indonesia memasuki minggu pertama ibadah puasa dalam bulan suci Ramadhan. Segala hal yang berkaitan dengan syiar keislaman, ghirah keagamaan, dan aktivitas amal ibadah, akan menjadi perhatian umat. Salah satu aspek syiar keislaman, yang sekaligus juga bisa menjadi amal ibadah, adalah implementasi sistem keuangan syariah. Bukan kebetulan, pada 14 Juni 2015, Presiden Joko Widodo membuka kampanye Aku Cinta Keuangan Syariah (ACKS) di Jakarta. Hadir pada acara itu Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad. Presiden pada acara itu secara tegas menyatakan, peran keuangan syariah itu strategis dalam pembangunan nasional. Maka, pemerintah memandang perlu memberikan perhatian khusus pada sektor ini. Kata Presiden Jokowi, Indonesia adalah negara dengan lembaga keuangan mikro terbesar di dunia, negara penerbit sukuk terbesar, serta satu-satunya negara yang menerbitkan sukuk ritel. Semua ini merupakan potensi besar keuangan ...

Ali Shariati, Ideolog Revolusi Iran dan Pemikirannya

Oleh: Satrio Arismunandar Ali Shariati adalah aktivis politik dan tokoh revolusioner Iran, selain juga seorang sosiolog yang berfokus pada sosiologi agama. Ia dipandang sebagai salah satu intelektual Iran yang paling berpengaruh pada abad ke-20, dan dijuluki sebagai “ideolog Revolusi Iran.” Reinterpretasi Shariati terhadap Islam dalam kategori sosiologi modern membuka jalan bagi kebangkitan Islam yang menggoncangkan Iran pada 1979. Ajaran Shariati juga menarik minat kaum muda Muslim, yang telah terasing baik dari kaum ulama tradisional maupun dari budaya Barat. Lahir pada 23 November 1933 di Kahak, sebuah desa di Mazinan, pinggiran Sabzevar, timur laut Iran, Shariati berasal dari keluarga ulama. Ayahnya Mohammad-Taqi adalah guru dan akademisi Islam, yang pada 1947 membuka Pusat Dakwah Kebenaran Islam di Mashhad, Provinsi Khorasan. Ini adalah forum sosial Islam yang terlibat dalam gerakan nasionalisasi minyak pada 1950-an. Ibu Shariati berasal dari keluarga pemilik tanah kecil. Masa mud...