Langsung ke konten utama

DIEGO MARADONA - Riwayat Trans TV, Sabtu 21 Jan 2012, Pkl.7.00 WIB


DIEGO MARADONA – Pahlawan Sepakbola Argentina
Saksikan di RIWAYAT, Trans TV, Sabtu, 21 Januari 2012, pukul 7.00 WIB


Anda boleh tidak setuju, tetapi banyak orang berpendapat, salah satu pesepakbola terbaik dunia dalam seabad terakhir ini adalah Diego Armando Maradona. Pahlawan sepakbola Argentina ini layak disejajarkan dengan pemain seperti Pele, Johan Cruyff, dan Christian Vieri.

Lahir dari keluarga miskin di Buenos Aires, Argentina, pada 30 Oktober 1960, Maradona adalah anak keempat dari enam bersaudara. Bakatnya dalam sepakbola sudah terlihat sejak usia 10 tahun. Pada usia 12 tahun, ia menjadi maskot klub Argentinos Juniors. Ketika berusia 18 tahun, ia berpartisipasi pada Piala Dunia Junior di Jepang.

Pada 1981, Maradona dibeli oleh klub Boca Juniors. Setelah unjuk kemampuan di pentas Piala Dunia 1982, ia ditransfer ke FC Barcelona dengan harga 5 juta poundsterling, rekor transfer termahal saat itu. Maradona lalu ditransfer ke SSC Napoli tahun 1984 dan mengantar klub itu menjadi Juara UEFA pada 1988. Maradona tampil bermain di Piala Dunia 1982, 1986, 1990 dan 1994.

Kehebatan Maradona, yang ditunjuk menjadi kapten tim, adalah pada Piala Dunia 1986 di Meksiko. Saat itu, hampir sendirian ia mengantarkan Argentina menjadi Juara Dunia untuk kedua kalinya. Ia membuat gol terbaik sepanjang masa versi FIFA, yaitu ketika Argentina bertemu Inggris di babak perempat final.

Maradona melakukan sprint sambil membawa bola dari tengah lapangan, kemudian melewati 5 pemain Inggris (Glenn Hoddle, Peter Beardsley, Steve Hodge, Peter Reid, Terry Butcher) dan menaklukkan kiper kenamaan Inggris, Peter Shilton. Semua itu dilakukan Maradona hanya dalam waktu sekitar 10 detik!

Sayangnya, di Italia, karir cemerlang Maradona merosot karena dinodai oleh kebiasaan buruknya mengonsumsi kokain. Ia juga sering tidak disiplin dalam latihan dan pertandingan, sehingga beberapa kali kena sanksi oleh klubnya.

Sesudah pensiun sebagai pemain sejak 1997, Maradona sempat menjadi pelatih timnas Argentina mulai November 2008 sampai Juli 2010. Ia dipecat setelah Argentina kalah telak 4-0 oleh Jerman pada babak perempat final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Lika-liku kisah Maradona ini dapat disaksikan di program Riwayat, Sabtu, pukul 7.00 WIB, hanya di Trans TV.

Jakarta, 19 Januari 2012

Satrio Arismunandar
Executive Producer, News Division, Trans TV
HP: 081908199163

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasman Ma’ani: Implementasi Nawacita Lewat Mitigasi di Daerah Rawan Bencana

Jakarta, aktual.com – Tujuan implementasi Nawacita ke-3 melalui Kemendesa antara lain adalah memberikan penanganan terhadap daerah rawan bencana melalui mitigasi dan rehabilitasi, serta penanganan daerah pasca konflik melalui rehabilitasi sosial dan ekonomi. Hal itu dinyatakan Drs. Hasman Ma’ani, M.Si., Direktur Penanganan Daerah Rawan Bencana kepada wartawan, di kantornya di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), di Jakarta, Senin (9/5). Hasman diwawancarai dalam kaitan penerapan Nawacita dalam masalah daerah rawan bencana di Indonesia. Ditambahkan oleh Hasman, tujuan lain adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan, melalui pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. “Lalu mempercepat pembangunan desa-desa mandiri serta membangun keterkaitan ekonomi lokal antara desa dan kota, melalui pembangunan kawasan perdesaan,” tutur Hasman. Wujud implementasi berikutnya, kata Hasma...

Iko Uwais, Aktor Laga yang Mendunia Lewat Silat

Oleh: Satrio Arismunandar Bagi penggemar film laga, nama Iko Uwais sudah tak asing lagi. Berbekal keahlian pencak silatnya, aktor sekaligus koreografer atau penata laku adegan laga ini bukan bukan cuma tenar di skala nasional, tetapi sudah mendunia. Ini antara lain berkat kesuksesan film “Merantau” dan “The Raid” yang dibintanginya. Uwais Qorny, atau lebih dikenal sebagai Iko Uwais, lahir di Jakarta, 12 Februari 1983. Pada usia 33 tahun, bintangnya sudah melejit sebagai aktor, koreografer film, dan atlet pencak silat Indonesia. Ia memulai debutnya di dunia perfilman ketika memerankan Yuda, seorang perantauan Minangkabau dalam film “Merantau” (2009). Dibesarkan di lingkungan Betawi, sejak berusia 10 tahun Iko sudah belajar seni bela diri tradisional Indonesia, pencak silat. Ia belajar di perguruan asuhan pamannya, Tiga Berantai, yang beraliran silat Betawi. Pada 2003, Iko meraih posisi ketiga pada turnamen pencak silat tingkat DKI Jakarta. Pada 2005, ia menjadi pesilat terbaik dalam ka...

Program Reklamasi Berkelanjutan di Bekas Pertambangan Timah Bangka

Oleh: Satrio Arismunandar PT Refined Bangka Tin (RBT) pada 15 Agustus 2017 meluncurkan Program Reklamasi Berkelanjutan “Green for Good”. Ini adalah program konservasi lahan bekas penambangan timah, untuk mengembalikan fungsi tanah yang sudah tidak produktif. Demikian laporan wartawan indonesiamandiri.id dari Bankza bdelitung. Program ini melibatkan masyarakat setempat dan pemangku kepentingan lainnya seperti pemerintah, aparat keamanan, LSM, serta organisasi nasional dan International. Program ini juga bertujuan memberikan sumber penghasilan alternatif bagi masyarakat di sekitar tambang. Sebagai salah satu produsen timah terbesar di Indonesia, yang menjalankan Program Reklamasi Berkelanjutan, RBT akan mengembalikan lahan seluas 50 hektar bekas pertambangan untuk digunakan sebagai kawasan konservasi lahan, agrikultur, agrowisata, dan eco-education. Eco-education mengajarkan cara bertani serta menjaga lingkungan yang baik kepada masyarakat setempat. RBT juga ingin memastikan, semua aktiv...